Bagaimana Proses Terbentuknya Emas? Yuk Cari Tau !

Update Terakhir: 4 Juni 2021 oleh Hiro

Salah satu logam mulia yang sering kita lihat adalah emas, taukah kamu bagaimana proses terbentuknya emas? Yuk kita sama-sama cari tau.

Emas merupakan salah satu logam mulia yang biasa dipakai sebagai perhiasan dan juga bisa digunakan untuk investasi jangka panjang.

Tidak mengherankan jika banyak orang menyimpan emas dalam bentuk emas batangan, karena kemurnian tetap terjamin (dilengkapi setifikat). Untuk harganya tentu lebih mahal emas batangan daripada emas dalam bentuk perhiasan.

Pengertian

Dilansir dari laman Wikipedia emas adalah bagian dari unsur kimia yang memiliki simbol Au  (bahasa Latin: ‘aurum’) dalam tabel periodik nomor atom 79. Kalau kamu menyentuh dan memperhatikan emas murni memiliki sifat yang lunak alias mudah ditempa.

Emas mudah dikenali dari warnanya yaitu kuning metalik. Emas adalah salah satu logam mulia yang berharga karena daya tahan terhadap korosi, konduktivitas listrik, keuletan, kelenturan, dan keindahannya.

Untuk tingkat kekerasan logam emas itu sendiri berkisar antara  2,5 – 3 (skala Mohs). Sangat berbeda jauh dengan salah satu mineral terkuat yaitu Berlian yang memiliki tingkat kekerasan 10 skala Mohs.

Baca juga:

Bagaimana Proses Terbentuknya Emas?

bagaimana proses terbentuknya emas
Emas Murni

Emas itu sendiri sebenarnya dibuat di dalam bintang masif ketika meledak menjadi supernova. Tentu saja, setelah supernova bintang telah terjadi dan membentuk emas.

Logam mulia tersebut harus melakukan perjalanan ke Bumi dengan cara tertentu. Dengan mempelajari sampel batuan purba dengan instrumen presisi tinggi.

Para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa emas yang dapat diperoleh, atau emas yang secara teknologi dan ekonomi layak untuk mencapai permukaan planet, tiba melalui asteroid ketika bumi masih cukup muda.

Inilah fakta menarik lainnya: Selama pembentukan awal planet ini, besi berat tenggelam ke tengah membentuk inti planet. Besi ini membawa elemen berat lainnya, seperti emas, dengannya. 

Di situlah seharusnya sebagian besar emas di planet ini, bukan di kerak bumi, di situlah kita menemukannya. Karena emas berada sangat dekat dengan permukaan bumi, manusia dapat menemukannya di atas tanah dan mengambilnya melalui penambangan.

Para ilmuwan mengatakan emas sebenarnya sepuluh kali lebih umum di kerak planet daripada yang mereka harapkan jika datang ke sini ketika bumi masih terbentuk dan meleleh panas. 

Ini memberikan kepercayaan pada kesimpulan mereka bahwa emas kemungkinan besar asteroid membawanya ke planet bumi. Dapat disimpulkan bahwa emas berasal dari luar angkasa.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu.

Referensi: